Indonesiaku

Besok tanggal 17 Agustus adalah hari ulang tahun kemerdekaan bangsa Indonesia yang kita cintai ini, dan tidak terasa umur bangsa ini sudah 68 tahun. Ya umur yang sudah dewasa untuk sebuah negara dengan Ideologi, Politik, Budaya dan Hamkamnya. Akan tetapi kita tidak tahu untuk indonesiaku ini, sepertinya kian hari kian terpuruk dan warganya semakin tidak teratur dan tidak berbudaya.

Salah satu yang mulai hilang di negeri ini adalah budaya kita sebagai orang timur yang mempunyai malu sangat tinggi. Dan jika malu itu sudah hilang maka itu adalah suatu pertanda bahwa bangsa itu akan hancur dan bangkrut. Karena malu adalah sifat atau perasaan yang menimbulkan suatu keenganan melakukan sesuatu yang rendah atau tidak baik.

Kita bisa ambil pelajaran dari negara-negara tetangga yang maju pesat karena memelihara budaya malu mereka. Korea selatan misalnya, mei  2008 Roh Moo Hyun sang mantan presiden itu melakukan aksi bunuh diri tak kuasa menanggung malu setelah dituding terlibat skandal yang melibatkan istrinya dan juru bicaranya, ia disebut-sebut menerima suap dari pengusahasepatu untuk memuluskan bisnisnya. dan masih banyak lagi kasus bunuh diri karena malu terlibat korupsi di negara itu. Bunuh diri, jika dipandang dari manapun pasti tidak dibenarkan . Namun, ada sebuah pesan moral yang begitu dalam jika melihat sebab musababnya, “terlibat korupsi, setelah itu tertekan oleh perasaan bersalah, kemudian sampai pada satu titik klimak, malu yang takterperikan. Perasaan bersalah dan malu inilah yang seharusnya dapat kita ambil pelajaran.

Lihatlah di Indonesia tercinta ini, kasus korupsi sangat parah sekali. Jika diibaratkan bak sebuah penyakit kanker ganas yang akar-akarnya sudah menjalar ke seluruh tubuh. Dan para pelaku korupsi itu tidak ada yang menampakkan wajah malu bahkan masih menebar pesona kemana-mana. Kita bisa lihat di televisi, sidang kasus pelaku korupsi yang sangat menyakitkan yang mungkin paling tersakiti adalah umat Islam karena setiap persidangan mereka memakai atribut muslim (baju koko, kerudung dll)yang kita tidak tahu apa sebenarnya agama mereka. Dan seolah-olah semua pencuri atau koruptor itu adalah orang muslim dan menimbulkan image bahwa muslim adalah pencuri di negeri ini.

Dan juga hukum di negeri ini tidak tegas, dan terlalu lunak untuk kasus yang berat seperti korupsi ini. Indonesia seharusnya mampu mencontoh ke negara-negara yang berhasil keluar dari keterpurukan karena dengan tegas memberantas korupsi dengan hukuman mati dan mempermalukan bagi pelakunya.

Indonesiaku, ayo bangkit dengan budaya malu dan hukum yang tegas seperti kata-kata terakhir Roh Moo Hyun” Aku malu dan merasa bersalah telah membuat orang banyak menderita.”

#untuk indonesiaku

Edi Padmono(Edmon)

Advertisements

3 thoughts on “Indonesiaku

    • Amien, sebenarnya bangsa ini adalah bangsa yg bermartabat namun kini sudah tergerus budaya2 demokrasi liberal yg sama sekali tidak terkontrol. Padahal dinegeri asal budaya itu masih mengedepankan etika.

  1. Budaya malu, jujur dan kerja keras mulai tergantikan dgn budaya tidak punya malu, tidak jujur dan budaya suka ambil jalan pintas. Dan yang paling memprihatinkan mulai timbul rasa tidak malu peduli

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s