Ichwan Abdul Hafidz Adzakhi

Tanggal 22 September 2004, di kota Pekanbaru lahirlah anak ke dua kami, seorang laki-laki yang aku beri nama “Ichwan Abdul Hafidz Adzakhi” sesuai namanya kami mengharapkan bahwa dia kelak menjadi bagian dari hamba Allah, penghafal Al-Qur’an yang terpelihara atas kecerdasannya. Dia lahir dalam kondisi ekonomi kami yang masih susah namun lebih baik daripada waktu abangnya…

Memilih jodoh

Sepuluh tahun yang lalu, ada seorang sahabat muslimah kami datang ke kontrakan kami untuk berkonsultasi dengan kami bahwasanya dia telah dipinang oleh seorang laki-laki muslim namun dalam hatinya masih bimbang dan ragu. Adapun keraguannya adalah dikarenakan sang laki-laki itu hanyalah karyawan rendahan dengan gaji Rp 700 ribu sebulan serta dia hanyalah tamatan STM sedangkan sahabatku…

Membeli Waktu

Namanya Tomy, dia adalah anak seorang yang kaya raya, sang ayah adalah seorang enginer manager sebuah BUMN dan sang ibu adalah seorang dokter spesialis kandungan yang hebat. walaupun serba ada namun Tomy setiap harinya hanya di temani oleh sang PRT di rumah yang begitu besar dan mewah itu, Sang ayah setiap pagi harus berangkat kerja…

Memotong Angsa bertelur Emas

Masih ingatkah kita pada cerita “Angsa bertelur emas” ya……sebuah dongeng yang populer waktu kecil kita dulu, dimana sang pemilik angsa melihat angsanya bertelur emas sehari hanya satu butir tidaklah cukup dan akhirnya dia memotong angsanya itu dengan harapan dia bisa membedah perut si angsa dan mendapatkan semua telur emas disana. Namun hasilnya adalah sebaliknya bukan…

Ditampar Pemulung

Sudah menjadi kebiasaan kalau aku pas libur setiap pagi mutar-mutar sepedaan hanya sekedar cari keringat sekaligus refresing cari udara segar. Kebetulan daerah kami ada danau buatan bekas rawa, ada pasar tradisional dan ada pasar modern juga yah…….. kalau dilalui dengan santai biasanya aku sampai rumah lagi satu jam kemudian. Hari itu tidak biasa, aku berangkat…

Jangan Pernah Menyalahkan Anak

Suatu hari anak saya yang pertama pulang les diantar oleh guru lesnya sambil menangis tersedu-sedu, guru les itu mengatakan kalau sepeda anak saya hilang di tempat les dan anak saya tidak berani pulang takut kalau ibunya akan memarahinya. Melihat anaknya yang ketakutan sambil nangis itu istri saya langsung memeluk anaknya dan menghiburnya “Sudahlah bang, tidak…

Hanya Karena Allah

Potensi besar yang dikaruniakan Allah kepada wanita (istri) adalah kelembutan, kesetiaan, cinta, kasih sayang, dan ketenangan jiwa. Kekuatan itu seringkali dilukiskan bagaikan ring dermaga tempat suami menambat kapal, atau pohon rindang tempat sang musafir merebahkan diri dan berteduh. Di dalamnya merupakan padang jiwa yang luas dan nyaman. Tempat menumpahkan sisi kepolosan dan kekanakan suami untuk…