Zuhdi Daiyaan Najamuddin Adzakhi

Sabtu 11 Januari 2014 adalah 40 minggu usia kandungan istriku, yang mana cadangan makanan bayi hanya sampai usia ini. Dokter kandungan memutuskan untuk memberikan rawat inap dan induksi untuk kehamilan istriku karena baru pembukaan 1 dan tidak ada kontraksi. Jam 12.00 istri masuk ruang tindakan partus untuk observasi selama induksi, sementara aku mengurus administrasi dan pemesanan kamar rawat inap. Pasien kebidanan rumah sakit sangat ramai dan seluruh kamar VIP sudah terisi semua sehingga terpaksa kami memesan kamar kelas I. Selama ini kami selalu memilih kelas VIP karena di kelas tersebut penunggu atau pengunjung bebas keluar masuk mengingat anak saya banyak dan masih kecil-kecil.

Setiap 2 jam istriku diobservasi pembukaannya, namun sama sekali tidak ada perkembangan, tidak ada mules dan lain sebagainya. Sampai jam 24.00 sudah habis 1 kantung infus induksi, akan tetapi si bayi juga belum memberikan respon kontraksi. Setelah istirahat selama 2 jam, akhirnya jam 02.00 pagi kembali dilakukan induksi, seperti biasa diobservasi selama 2 jam sekali. Sampai jam 06.00 pagi, juga belum ada kontraksi sementara kantong infus induksi sudah habis . Akhirnya pihak medik menyimpulkan bahwa terjadi kegagalan induksi dan harus dilakukan tindakan Cesarean section untuk mengeluarkan si bayi. Aku dan istri terheran-heran, karena selama ini istri melahirkan dengan normal dan ini adalah kelahiran ke-5 kenapa si bayi tidak mau lahir normal. Ah…mungkin si bayi ini minta dispesialkan,mungkin juga dia lagi asyik berzikir sehingga lupa sudah waktunya lahir, atau mungkin si bayi ini ngiri dengan kakak-kakanya yang dirawat di kelas VIP sedangkan dia di kelas I. Akhirnya aku mengurus administrasi dan persetujuan untuk tindakan operasi.

Jam 07.00 istri masuk ruang operasi, aku sangat sedih rasanya karena tidak bisa menemani proses persalinan istri. 4 kelahiran sudah kami jalani dan aku selalu di samping istri untuk menemani, aku selalu melihat bagaimana seorang istri berjuang untuk melahirkan anaknya, aku selalu melihat anak-anakku keluar dari rahim ibunya dan berlumuran darah. Tetapi ini tidak, aku harus menunggu di luar ruang operasi dengan harap-harap cemas. Minggu 12 Januari 2014 Jam 07.35, lahirlah anak ke limaku seorang bayi laki-laki dengan berat 2.9 kg dan panjang 49 cm. Menurut informasi dokter ternyata walaupun posisi kepala sudah tepat di mulut rahim tapi si bayi ini menghadap kesamping suhingga tidak bisa begerak turun. Proses pemulihan pasca operasi Cesarean section ternyata lama, sampai jam 12.30 baru istriku dibawa kekamar perawatan.

Adik Zuhdi

Aku akhirnya mencari sebuah nama untuk anak ke limaku ini. Begitu anteng dan khusuknya nya dia berzikir dalam perut ibunya, maka aku memberi nama ZUHDI yang artinya orang yang zuhud/rendah hati dan taat beribadah. sebagai orang tua tentunya mempunyai harapan dan doa untuk anaknya, maka aku tambahkan DAIYAAN NAJAMUDDIN ADZAKHI yang artinya seorang hakim dan bintang agama yang cerdas. Aku berharap dan berdoa agar anak ke-5 ku ini menjadi seorang hakim yang zuhud, menjadi bintang agamanya dan cerdas.

Selamat datang anakku “ZUHDI DAIYAAN NAJAMUDDIN ADZAKHI”, semoga selalu dilimpahi berkah oleh Allah, semoga menjadi anak yang berakhlak mulia dan sholeh, semoga dimurahkan rezekinya dan panjang umur dan semoga selalu diberikan kesehatan. Bapak akan mencarikan mu rezeki yang halal, memberimu pendidikan yang cukup dan layak. Kami semua akan melimpahkan kasih sayang kepadamu, selamat datang anakku.

 

#Edi Padmono

Advertisements

8 thoughts on “Zuhdi Daiyaan Najamuddin Adzakhi

  1. Alhamdulillah, telah lahir seorang hamba Allah kedunia ini..selamat berbahagia ya pak atas lahirnya buah hati tercinta, semoga ananda ZUHDI DAIYAAN NAJAMUDDIN ADZAKHI senantiasa sehat bahagia selalu dalam lindungan Allah SWT…keep happy blogging always…salam dari Makassar 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s