Gadget Dan Peradaban

Teknologi komputer berkembang begitu pesatnya, berawal dari program DOS, LOTUS sampai akhirnya saat ini sudah sampai pada widows 7. Dari bentuknyapun juga mengalami perkembangan yang sangat cepat, dahulu komputer hanyalah berbentuk desktop yang tentunya fix tidak bisa dibawa kemana-mana. Seiring berjalannya waktu munculah laptop yang praktis bisa dibawa bepergian oleh empunya. Teknologi telekomunikasi juga berkembang, dari pesawat telephon yang hanya duduk di rumah menjadi telephon genggam yang mudah dibawa. Kemudian antara teknologi komputer dan telekomunikasi berkolaborasi menjadi satu bagian yang tak terpisahkan dalam balutan teknologi informasi dan akhirnya saat ini munculah notebook, smartphone dan tabulet yang multifungsi yang sering disebut dengan gadget.

Dewasa ini dunia gadget di negeri ini bukanlah barang mewah lagi melainkan sudah naik kelas menjadi barang pokok yang seolah-olah manusia akan kesulitan hidup apabila tidak menggunakan gadget, bahkan lebih parah lagi gadget sudah bisa mengantikan kebutuhan makan dan minum, itu terbukti bahwasanya ada beberapa orang yang rela tidak makan dan minum dan lebih mementingkan bermain gadget. Ada pula yang euphoria membeli setiap peluncuran gadget baru padahal gadget yang lama tidak ada masalah dan fiturnya hanya bertambah sedikit. Mereka rela mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membelinya. Bagi yang pendapatannya pas-pasan mereka rela membelinya secara kredit untuk bisa memiliki gadget keluaran terbaru.

Negeri ini memang pasar yang menjanjikan bagi produsen gadget dan bahkan barang lainnya seperti elektronik dan otomotif, tidak salah jika setiap pengeluaran terbaru sebuah produk maka target peluncuran perdananya adalah negeri ini dan sudah bisa dipastikan akan terjual dengan maksimal bahkan sampai inden. Penduduk di negeri ini memiliki daya beli yang tinggi walaupun pendapatan perkapitanya rendah, penduduk di negeri ini masih lebih mementingkan keinginan nafsu dan gengsinya daripada penyesuain kebutuhan dalam pengadaan barang yang mereka beli. Tidaklah heran jika berapapun pendapatan mereka tidak akan pernah cukup bahkan akan selalu kekurangan disebabkan tingkah laku mereka yang konsumtif. Budaya menabung yang dulu digembor-gemborkan oleh perintah negeri ini hanyalah tinggal isapan jempol belaka.

Kembali ke pembahasan tentang gadget, bahwasanya gadget adalah hasil dari perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang makin maju yang ikut memeriahkan dunia modern, melalui gadget semua dapat dilakukan dari kegiatan menulis, vidio call, chating, email dan message. Gadget yang terbaru dilengkapi pula dengan pembuatan slide untuk presentasi sehingga memudahkan para marketer untuk menawarkan produknya dan juga fitur- fitur online seperti TV dan berita online sudah bisa didapatkan pada benda yang kecil dan praktis ini. Yang tidak kalah menarik adalah ditambahnya berbagai macam game baik online atau offline yang membuat benda yang satu ini benar-benar tidak bisa lepas dari tangan si empunya.

104332_ahalink--modem-hotspot-portable-besutan-untuk-5-gadget-wi-fi_663_382Dalam pemanfaatanya yang positif gadget sangat membantu dalam kehidupan manusia, gadget dapat digunakan sebagai tool untuk sebuah presentasi, gadget dapat digunakan untuk membaca-baca pelajaran atau materi-materi yang tersimpan dalam bentuk PDF ataupun word, dengan gadget manusia dapat membaca Al-qur’an atau kitab lainnya dan masih banyak lagi kegiatan positif dengan bantuan gadget yang praktis ini. Namun setiap hal yang positif pasti diiringi pula oleh hal yang negatif, dari banyaknya fitur game yang online maupun offline manusia menjadi lupa waktu sehingga tidak jarang yang mengabaikan pekerjaan dan ibadahnya hanya karena bermain game dalam gadgetnya, akses yang tidak terbatas pada gadget memungkinkan seseorang dengan leluasa untuk membuka-buka situs pornografi termasuk game yang bersifat pornografi yang tentunya akan merusak mental dan pola pikir seseorang. Terlebih media kita sering memberitakan berita-berita pornografi dan pornoaksi tanpa adanya filter sama sekali yang kemudian menjadi panduan untuk mencari berita tersebut di internet. Terlebih lagi ada sebagian orang mengawali perselingkuhan dari sebuah kegiatan online di gadgetnya.

Perilaku manusia pun sedikit banyak sudah terpengaruh oleh kegiatan bergadget ria, kebanyakan orang tidak menghiraukan keadaan di sekitarnya dan lebih memperhatikan gadgetnya, entah nyawanya yang terancam atau tidak mereka tidak memperdulikannya, sebagai contoh suatu hari saya sedang mengendarai mobil namun laju mobil saya terhambat oleh seorang gadis SMU yang sedang menaiki motor di depan saya, dia dengan asyik memainkan gadgetnya sampai lupa bahwa dia berada di jalan raya, saya pun mengklakson nya namun mungkin karena keasikan dia tidak menghiraukan sama sekali dan semakin lama semakin ketengah dan akhirnya terjatuh karena menabrak trotoar di sisi kanan jalan. Sudah sebegitu pentingkah gadget bagi kehidupan manusia? sehingga mereka melupakan segalanya bahkan tentang keselamatannya?

Satu hal lagi mengenai perilaku manusia yang diakibatkan oleh gadget, hampir setiap saat saya berada di ruang tunggu bandara, suasana ruang tunggu begitu heningnya hanya ada suara TV yang bercerita sendiri tentang beritanya. Sepinya ruang tunggu bukan karena tidak ada orang melainkan penuh dengan orang yang sedang menunggu penerbangannya, tetapi mereka semua diam dan tertunduk sembari tangannya mencolek-colek gadget mereka dan sesekali mereka tersenyum seorang diri seperti orang autis. Mereka begitu asyiknya sehingga melupakan komunikasi dengan orang-orang di sampingnya. Jika demikian berarti mereka telah kembali ke peradaban masa lalu yaitu pada zaman batu yang mana mereka hanya bisa terdiam, tertunduk, berteriak dan tertawa tanpa sebab. Alangkah menakutkan pesona gadget yang terproduksi dari kemajuan tehnologi dan kemodernan. Seorang manusia yang bijak tentu akan menggunakan gadgetnya sesuai kebutuhan dan peruntukannya, memanfaatkannya dengan kegiatan-kegiatan yang positif, menghindari penggunaan gadget yang merusak moral dan perilaku. JIka demikian tentu kita tidak akan terjebak pada kemunduran peradaban yang berbalut kemajuan tehnologi dan modernisasi.

 ” Dengan ilmu manusia hidup bahagia dengan ilmu dunia modern makin jaya, namun ilmu dapat pula bikin sengsara dunia modern kembali ke Zaman purba”   Nida Ria

#Edi Padmono.

Advertisements

16 thoughts on “Gadget Dan Peradaban

    • memang lebih enak laptop teh, tapi saya sampai sekarang laptop ataupun tabulet nggak beli tuh…biasa financial planner tangguh…he..he..he.. kalau di kerjaan pinjem punya temen kalau di rumah pake desktop rebutan sama anak-anak.

  1. Pingback: TEKNIK PACKING BARANG DALAM TAS CARRIER | Blog Toko Outdoor

  2. dunia maya sudah jadi dunia keduaku, hehehe!
    namun tetep bagiku dunia nyata haruslah lebih penting, meskipun teman di dumay akhirnya bisa kopdar juga. Alhamdulillah, terima kash pada Allah SWT yang telh memberi kenikmatan hidup berupa gadget, semoga menjadi ladang amal juga, aammiinn!

  3. Wuah saya untungnya belum termasuk dalam kategori yang Mas ceritakan. Buat saya gadget biasa saja. Saya masih menyenangi yang namanya interaksi dengan orang langsung dan baca buku

  4. Perilaku manusia pun sedikit banyak sudah terpengaruh oleh kegiatan bergadget ria, kebanyakan orang tidak menghiraukan keadaan di sekitarnya dan lebih memperhatikan gadgetnya, entah nyawanya yang terancam atau tidak mereka tidak memperdulikannya.
    Dah banyak kejadian dan korban. Tapi tetep aja seperti itu. Sangat sangat betul
    Tercatat sebagai peserta 😀

  5. kita memang tdk bisa lepas dari gadget mas, ya begitulah. hidup memang harus tetap dijalani, mengalir seperti air. namun tetap norma-norma spt Agama lah yg akan menjadi rambu rambu nya. Salam kenal 🙂

  6. salam kenal mas
    masih ingatkah kita dengan slogan “SANDANG, PANGAN, PAPAN”
    istilah tersebut sekarang sudah diganti menjadi “SANDANG, PANGAN, CHASAN”
    chasan berarti charger untuk ngisi batere gadget… yang artinya kebutuhan PAPAN sudah digantikan dengan kebutuhan gadget…. (^_^)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s