Jalan-jalan untuk keluarga

Aku lahir dan dibesarkan di sebuah kampung yang tertinggal, jangankan untuk piknik untuk kehidupan sehari-hari saja sudah susah. Bahkan aku masih ingat ketika lulusan SD, sekolah mengadakan piknik ke Jogja dengan membayar 10000 saja aku tidak bisa ikut karena uang nya tidak ada dan kalaupun ada oleh orang tuaku dipersiapkan untuk mendaftar SMP. Barulah setelah kelas tiga SMP dan SMA aku bisa ikut piknik sekolah dengan terpaksa karena kalau tidak ikut berarti tidak bisa menyusun karya tulis sebagai syarat kelulusan. Oleh karena itu, aku begitu awam sekali dengan tempat-tempat wisata yang begitu banyak di Indonesia. Jangankan yang jauh dari tempat asalku, yang dekat seperti Prambanan, Borobudur dan Parangtritis saja semasa remaja aku belum pernah tahu. Aku juga tidak pernah tahu seperti apa gajah atau harimau yang sebenarnya karena aku tidak pernah tahu kebun binatang. Mungkin aku adalah remaja yang paling kuper dan tidak berwawasan waktu itu.

Pada saat sudah bekerja di perusahaan swasta, mulailah ada kegiatan piknik dan gathering setahun sekali. Kebetulan aku sudah menikah ketika mulai bekerja sehingga ketika ada family gathering aku selalu membawa anak dan istriku. Ketika masih keluarga muda dan anak masih kecil kegiatan piknik setahun sekali yang difasilitasi perusahaan adalah sudah cukup. Namun ketika kami sudah pindah ke kota Tangerang dan anak-anak sudah banyak serta sudah masuk sekolah maka rutinitas keluarga menjadi berubah. Untuk diriku sendiri tidak terlalu banyak berubah, karena kesibukan seorang kepala keluarga adalah bekerja dan bekerja mencari nafkah. Namun istri setiap hari sibuk mengurus keperluan anak-anak dan anak-anak seolah hanya mempunyai waktu luang sabtu dan minggu saja dan kesibukannya melebihi orang dewasa yang bekerja. Anak-anak sekolah dan les privat seharian lalu malam mengaji dilanjutkan belajar dan mengerjakan PR. Dengan demikian tentunya tidak cukup jika hanya melakukan piknik setahun sekali. Untuk itu mereka harus ada refresing setiap minggunya atau minimal adalah sebulan sekali piknik.

Untuk menghilangkan kejenuhan istri dan anak-anak, aku selalu mengajak jalan-jalan ke tempat permainan dan kuliner ataupun ke wahana water park di kota kami. Jalan-jalan ke tempat permainan serta kuliner kami lakukan pada saat berbelanja kebutuhan bulanan di supermarket. Setiap bulannya kami selalu bergantian tempat berbelanja seperti di Karawaci, Tangerang kota, BSD ataupun SMS Kelapa dua. Bermain ke water park kami lakukan pada saat kami berkunjung ke rumah saudara di BSD, Kerawang, Grad wisata bekasi dan Pondok bambu yang kebetulan mereka tinggal di kawasan yang ada fasilitas water park. Ya….kami memang minimal dua kali jalan-jalan dalam sebulan walaupun hanya kuliner, bermain dan berenang. Walaupun tema tempat permainan dan waterpark disetiap tempat hampir dan bahkan sama, namun anak-anak tetap happy dan terlihat seru bermainnya. Bagi anak-anak, tempat bermain favoritnya adalah di Timezhone mall LIPPO Karawachi kerena fasilitasnya yang lengkap. Untuk kuliner favorit kami adalah bakso dan iga bakar namun kami tidak mengacu tempat untuk memfavitkannya. Dan untuk wahana water park masih cenderung ke Ocean park BSD karena fasilitasnya yang bersih serta jika selesai bermain langsung bisa makan-makan murah di decost.

Iga bakar...hmmm yummy....

Iga bakar…hmmm yummy….

Adik Zuhdi di kolam hangat

Adik Zuhdi main bola

Berenang ke water park

Mas Dzakhi berenang di kolam dewasa

Tiga bulan sekali atau jika ada ivent tertentu seperti ulang tahun anak dan long week and, kami melakukan jalan-jalan ke luar kota. Bagi kami yang sangat minim referensi wisata hanya mengadalkan 4 kota tempat wisata yaitu Bogor, Puncak, Anyer dan Bandung. Mungkin sampai tua dari ke-4 tempat wisata itu tidak akan sanggup kami habiskan karena saking banyaknya tempat wisata di sana. Untuk jalan jalan ke luar kota ini kami selalu menginap minimal satu malam di hotel atau resourt. Karena kami sudah menjadi keluarga besar maka kami selalu menggunakan dua kamar hotel. Anak-anak kumpul jadi satu kamar selain adik Zuhdi dan tentunya saya dan istri bermesraan tanpa gangguan mereka dong…. :D. Begitupun ketika di tempat wisata, anak-anak sudah bisa bermain sendiri karena abang Fattah sudah bisa menjaga mereka sementara aku dan istri kembali berpacaran dengan menggendong adik Zuhdi. Tapi kalau yang dikunjungi adah sebuah wahana, maka aku dan istri berpisah dalam mengkawal anak-anak. Aku menemani ketiga anakku yang besar sementara istri menemani kedua balita kami namun terkadang mas Dzakhi ikut pada rombongan kakaknya walaupun dia masih balita.

Jalan-jalan ke kebun raya Bogor

Jalan-jalan ke kebun raya Bogor

Tantangan

Tantangan di Taman Budaya sentul

Picture 426

Curug Bidadari

Bermain ke Curug Bidadari Bogor

Bermain ke Curug Bidadari Bogor

Kami jika berlibur selalu memadukan wisata alam dan wahana bermain, oleh karena itu kami selalu mencari tempat wisata yang langsung menyajikan keduanya atau paling tidak ke dua tempat dihari yang berbeda. Contohnya adalah ketika kami liburan di bogor  kami berangkat pagi agar sampai di sana sekitar jam 8 atau 9 pagi. Biasanya destinasi pertama kami adalah kebun raya bogor. Di kebun raya kami menghabiskan waktu sampai Dzuhur dengan bersantai di taman melepaskan lelah selama perjalanan. Kemudian kami keluar kebun raya menuju restoran favorit kami di bogor yaitu di mang Kabayan, sebuah restoran yang menurut kami pas di lidah dan masih tergolong murah. Satu hal yang membuat nyaman berkunjung ke restoran mang kabayan adalah lokasinya yang dekat masjid Andalusia yang besar, bersih, bagus dan nyaman. Kemudian kami mengunjungi taman budaya Sentul. Di taman budaya ini anak-anak bermain sampai sore dengan berbagai aneka permainan dan tantangan. Kemudian kami menuju hotel tempat kami menginap untuk istirahat. Belum puas bermain….dipagi harinya kami meluncur ke obyek wisata alam yang kebetulan berbentuk wahana water park yaitu Curug Bidadari. Pemandangan pegunungan yang indah dengan air terjunnya serta wahana kolam berenang yang nyaman untuk anak-anak telah membuai dan mencuri waktu kami sehingga tidak terasa hari telah siang. Dengan berat hati bakda dzuhur kami meninggalkan Curug bidadari menuju restoran mang Kabayan kemudian pulang ke Tangerang.

Pacaran di taman bunga

Pacaran di taman bunga

Bermain di Taman bunga

Bermain di Taman bunga

Wisata religi Masjid kubah emas Depok

Wisata religi Masjid kubah emas Depok

Berkunjung ke peternakan

Berkunjung ke peternakan

Kawah putih Bandung

Kawah putih Bandung

Berlayar di Anyer

Berlayar di Anyer

Selain gunung kami juga suka dengan wisata pantai, wisata agro dan juga wisata religi. Untuk wisata pantai kami sering mengunjungi ancol dan anyer, di sana kami memperkenalkan kepada anak-anak betapa eloknya pemandangan laut. Mereka juga kami perkenalkan berlayar walaupun hanya berputar-putar di sekitar pantai. Ada kejadian yang menegangkan ketika kami berwisata di pantai anyer. Seperti biasa kami berlari kejar-kejaran di pantai tapi waktu itu kami terlalu keluar jauh dari pantai sehingga ketika ombak datang anak-anak tenggelam oleh ombak itu. Kakak Ghina anak ke tiga kami termasuk yang tenggelam, aku begitu khawatir dan hanya pasrah menunggu ombak kembali ke laut. Ghina sangat pintar, dia mencengkram kuat pasir pantai selama tenggelam sehingga dia tidak terseret arus ke laut, Kami lega dan ketawa geli setelah kakak Ghina nyeletuk “air laut mah asin….”. Untuk wisata religi kami biasanya mengunjungi masjid yang besar dan unik. Nah yang paling menyenangkan lagi adalah wisata agro yang kebanyakan sih di Puncak seperti kebun teh gunung mas dan taman bunga. Wisata agro juga banyak di Bandung seperti kebun strobery dibawah kawah putih Bandung selatan. Selain itu kami juga memperkenalkan peternakan ke anak-anak. Mengajak keluarga jala-jalan sangatlah penting karena selain melepaskan penat atas rutinitas sehari-hari juga membantu anak-anak untuk mengekplorasi kemampuan bercerita setelahnya yang biasanya adalah tugas pelajaran Bahasa Indonesia.

#Edi Padmono

Advertisements

4 thoughts on “Jalan-jalan untuk keluarga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s